The Business Watch Indonesia :: fair-biz.org
Peta Situs Hubungi Kami
   Halaman Utama
   Tentang Kami
   Berita & Artikel
     Berita
     Artikel
   Publikasi
   Pencarian
  Kata Kunci:
   

  Cari di:
BWI
     
Google

   Links
   Jajak Pendapat
Per 1 Januari 2010 kesepakatan perdagangan bebas antara China-Asean atau China Asean Free Trade Agreement (CAFTA) mulai diberlakukan. Banyak pihak merasa belum siap menghadapi serbuan produk-produk China yang dapat mematikan produk Indonesia. Menurut Anda

Eksportir
Buruh
UKM
Konsumen
Pemerintah

Lihat Hasil
Our office will close from Thursday, 9 th September 2010.The office will resume on Tuesday, 14 th September 2010.
Bahasa Indonesia
English

:: Jadwal Kegiatan
Sep 2010
MSSRKJS
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
16 September
Hari Ozon Sedunia


Kegiatan bulan ini:
Tidak ada kegiatan pada bulan ini.
:: Member Login
Username

Password


Pendaftaran Anggota
:: CSR Review

Edisi X/Tahun 2/Mei-Juni 2007
[Download]
:: Kritik & Saran
Ronal
14 Agustus 2010
Semangat rasax klo panen lombok

Charles urbanus. N

14 Agustus 2010
Senangx gotong royong menebas buka lahan. Ini kegiatan...

Kritik & Saran Lainnya

Berita
Ekspor perikanan ke China lancar

Penulis: Bisnis Indonesia
Sumber: Bisnis Indonesia, 03-02-2010

JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan menilai penurunan hampir seluruh produk perikanan asal Indonesia yang memasuki pasar China menjadi 0%, akan memperlancar arus barang produk perikanan asal Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad menyatakan penurunan tarif bea masuk produk Indonesia ke China cukup signifikan. ”Yang biasanya mencapai 17,5%, saat ini hampir seluruhnya mencapai 0%,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Menurut dia, sejumlah perikanan yang masuk dalam kategori direduksi tarif bea masuknya a.l. ikan hidup, ikan beku, dingin dan beku atau produk dengan kode HS-03. Kategori sejumlah produk tersebut biasa dikenal sebagai produk yang diperjanjikan melalui skema Early Harvest Programme (EHP).

Menteri menyatakan untuk mengurangi dampak negatif dari pelaksanaan Asean China Free Trade Area untuk produk perikanan maka dibutuhkan peningkatan pengawasan dan pengendalian impor melalui penyusunan peraturan menteri mengenai pengendalian sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan.

web.bisnis.com

Berita Lainnya
Unilever berdayakan perempuan petani teh
JAKARTA: PT Unilever Indonesia Tbk terus melanjutkan program pemberdayaan petani dengan membina dan mendukung pemberdayaan sekitar 589 perempuan petani dan pemetik teh di Kecamatan Kaliboja, Pekalongan, Jawa Tengah. Program yang digelar dalam...
Newmont siapkan dana comdev Rp352 miliar
JAKARTA: PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) siap mengucurkan dana sebesar Rp352,07 miliar untuk proyek pembangunan dan pengembangan masyarakat (comdev) di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Manajer Senior Hubungan...
72,5 Juta Hektar Harus Dilestarikan
Jakarta, Kompas - Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan, 72,5 juta hektar hutan harus dipertahankan dari pembalakan dan konversi. Areal yang harus dipertahankan itu luasnya lebih dari separuh luasan hutan Indonesia yang mencapai 133,8 juta hektar. Deputi...
Mars Symbioscience rilis indikator sertifikasi kakao
JAKARTA (Bisnis.com): PT Mars Symbioscience, produsen pengolahan kakao di Sulawesi Selatan, bersama dengan Business Watch Indonesia (BWI), Rainforest Alliance dan UTZ meluncurkan indikator nasional untuk kriteria sertifikasi kakao yang berkelanjutan.Presiden...
Greenpeace dorong gerakan tanam sawit lestari
JAKARTA: Pemerintah mengungkapkan Greenpeace akan membantu pemerintah untuk mengampanyekan perusahaan sawit yang telah menerapkan cara menanam sawit lestari. Dirjen Perkebunan Achmad Mangga Barani menyatakan pada pertemuan antara Menteri Pertanian dan Greenpeace...
Dilema biji kakao & esensi berklaster
Pro dan kontra implementasi bea keluar atas biji kakao masih berlanjut. Protes dan dukungan masih terus mengalir. Sudah jelas, ada dua kubu berbeda pandangan. Eksportir jelas menolak mentah-mentah kebijakan ini. Di kubu lain, industri mendukung sepenuhnya. Dari...
The Business Watch Indonesia
Potrowanen RT 04 / RW 02
Donohudan, Ngemplak
Boyolali 57375
Indonesia
Tel. & Fax. +62-(0)271-7653806
Email. bwi@watchbusiness.org
Jika anda ingin memberi komentar atau saran, mohon hubungi admin@fair-biz.org
Situs ini dikembangkan oleh Duwa Webmedia Solutions